jump to navigation

Tentang Al Azhar 26 April 2008

Posted by coolenha in Moment2 di Cairo.
Tags: , , , , , , , ,
add a comment

Pendaftaran di Universitas Al Azhar Ala Indonesia

Tidak sah rasanya kalau seseorang berniat melanjutkan studi ke perguruan tinggi dan anda sendiri tidak mengetahui letak, kondisi dan situasi, kebiasaan yang berada di universitas tersebut ;) kuliah dengan berbekal ‘Yang penting Universitasnya terkenal’ jelas salah sekali, moto yang ga jelas tuh! Kuliah dimana saja sama, yang penting idealisme kita bisa berkembang dan cocok dengan tempat tersebut.

Sebutlah Universitas Al Azhar yang sempat dilirik dengan cara “WAH” oleh pelajar2 indonesia, puncaknya ketika Habiburrahman eL Shirazy meluncurkan novelnya yang berjudul ‘Ayat-Ayat Cinta’. Bercerita secara detail tentang suasana Cairo. Setiap orang mempunyai pandangan sendiri terhadap sesuatu dan itu pasti berbeda, yup kebebasan berpendapat khan dilindungin UUD, ;) Intinya… menurut saya jika ada sebersit keinginan untuk memilih university mungkin ada baiknya kalau anda mengenal universitas tersebut. Tanya sana sini, pontang-panting, bongkar-bangkir internet buat cari info….dan setelah itu baru anda tawakkal, hehe..

sedikit bercerita tentang Negeri kinanah, Negeri Musa dan Fir’aun ;) semua itu sebutan Mesir ;) sesuatu yang tepat bagi anda memasuki kategori ini, hehe… coz di kategori ini khan ada kisah mesirnya tuh… insya Allah itu objektif dan tidak ditambah dan dikurangi. Tujuannya seh sebenernya cuma satu, biar Maba (Mahasiswa Baru) (lagi…)

Jamaluddin aL Afghani 26 April 2008

Posted by coolenha in it's islam.
Tags: , ,
3 comments

Pejuang Islam masa kini gigih menentang kezaliman dan tirani
( 1838 M- 1897 M )
Oleh   : A.  S. Anam

Biografi Jamaluddin Al Afghani
Mukaddimah
Menulis tentang biografi Afghani laksana menulis catatan  kehidupan masyarakat falsafah yang diidamkan oleh Abu Bakar Arrazi dalam  salah satu bukunya tentang falsafah. Abbas El Akkad dalam catatannya 1954 menulis tentang Afghani :  Afghani telah menguasai paham materealisme secara detail jauh sebelum  paham Marxisme merambah benua Eropa, menurut Afghani sosialisme yang sangat ideal adalah sosialisme islam yang tujuan utamanya untuk menciptakan masyarakat yang berkeadilan sosial. Islam Mensyariatkan zakat tak lain untuk mencegah ketamakan dan egoisme, sementara sosialisme yang digembar-gemborkan oleh barat berdiri diatas pondasi kedengkian dan persaingan mengejar materi diantara  mereka. Siapakah sebenarnya Jamaluddin Al Afghani ? anda yang penasaran silahkan menyimak beberapa kisah pejuang Islam tersebut berikut ini :

Latar belakang keluarga Afghani
Namanya adalah Jamaluddin Al Afghani bin Shaftar, dari keluarga yang terpandang di Afghanistan. Nasabnya sampai kepada salah seorang ahli hadits Imam Turmudzi dan silsilahnya sampai kepada sayyidina Husein bin Ali bin Abi Thalib.  Orang orang Iran mengklaim bahwa Afghani adalah kelahiran Asadabad Iran, Adapun orang India menjadikan desa Syirut sebagai tanah kelahiran Afghani. Sedang orang Turki menganggap Afghani adalah kelahiran Azerbaijan. Hanya saja menurut data yang akurat bahwa Afghani  dilahirkan di Iran, adapun mengenai perbedaan dan perdebatan seputar tempat kelahirannya menunjukkan bahwa Afghani adalah sosok yang sangat menakjubkan dan menjadi milik umat, maka pantas (lagi…)

Bis 80 coret, langganan Masisir 26 April 2008

Posted by coolenha in Moment2 di Cairo.
Tags: , ,
2 comments

Bis 80 Coret (Hay Asyir ‘Ala Thul Ila Darrasah eL Azhar)

Keberaadaan bis 80 coret sebagai langganan masisir memang tak bisa dipisahkan dengan komunitas mahasiswa/i mesir yang berdomisili di sekitar Hay Asyir, Hay Tsamin dengan tujuan Darrasah (el Azhar university). Kadang berdiri, klau beruntung dapat kursi ya alhamdulillah…. tapi moment-moment seperti tu yang ngebikin cairo lebih idup, ;) suasana bis yang panas -apalagi kalao gi musim panas ne- wih..bejubel deh. puncaknya saat el Azhar ngadain ujian serempak bagi semua mahasiswa/i! nah perlu tenaga dan stamina yang ekstra untuk naik bis ini. selain langsung nyampe Darrasah, alasan dipilihnya bis ini oleh masisir(Mahasiswa indonesia mesir) adalah karena juga murah, ya lumayanlah buat mengirit duit belanja ;) .

Seandainya moment-moment yang terjadi dalam bis 80 coret digabungin jadi satu, yakin deh bakal jadi satu buku tebelllllll banget. buktinya, adalah sebuah celetukan dibawah ini, entah dapat darimana tapi tiba2 ada di komputer sini, mungkin hasil korban copy paste ;) , kasiannn dehhhh

ne celetuknya:

Bis 80 coret
Beberapa minggu yang lalu saya pergi ke masjid azhar , kangen dengan suasananya yang khas. So sebagai penumpang yang baik, saya nunggu bis jurusan kesana di mahatthoh. Banyak sih mobil yang lewat tapi untuk jurusan azhar ada bis-bis tertentu, ada yang disebut 80 coret, ada 65 kuning 65 putih (ntah apa bedanya) atau bisa naek taxi yang agak “excellent” dikit, juga bisa naek keledai (nyampe’ nya taOn depan!!).
Wah,, nungguin bis jurusan yang udah saya sebutin tadi lama banget. Tapi ga’ lama nongol bis yang dikacanya ada tulisan 80 (coret), angkot favorit-nya anak banin.
bis itu berhenti pas di depan saya, agak putus asa karena bis itu keliatannya penuh. dengan gesit ahirnya saya maksa masuk kedalem bis itu. Boro2 duduk, bisa masuk ke dalem bis itu aja rasanya udah syukur banget. Tiba-tiba ada orang mesir yang berdiri  dan mempersilahkan saya untuk duduk di kursinya. Keliatannya dia ramah. setelah itu dia turun di mahatthoh bla..bla..bla.. (ga’ tau namanya). suasana dalem bis penuh desak-desakan penumpang karena ditambah beberapa penumpang yang naek. (lagi…)

Al-Khawarizmi (780-846 M) – Matematikawan Muslim 26 April 2008

Posted by coolenha in it's islam.
Tags: , ,
3 comments

26 April 2008

Ada yang menarik saat saya menonton debat seorang atheis dengan ulama-ulama mesir, entah kapan debat itu dilaksanakan. Tapi yang jelas kesannya sang wanita atheis itu sudah terlalu salah faham terhadap islam. Dia bukan orang kristen, bukan islam, bukan juga hindu dan budha. Dan agama yang paling dia benci adalah islam. Debatnya terjadi melalui media, sang dokor atheis berada di New York, Amerika serikat. dia sempat bertanya tentang kreatifitas orang islam..kurang lebih dia mengatakan, “Mengapa kalian membenci Yahudi dan Nasrani? padahal yang memajukan teknologi adalah mereka, yang menciptakan pembaharuan teknologi adalah mereka….”
sayangnya dia tidak menyebutkan kalo di saat Barat masih dalam gelap teknologi, islam sudah bercahaya dengan teknologi dan ilmu pengetahuan, hatta merekapun belajar teknologi pada islam.
satu persatu sepertinya kita harus mengenal cendekiawan kita, sudah saatnya kita membanggakan para ilmuwan kita. meneruskan perjuangan mereka, membuat islam kembali bercahaya…
:::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::
Al Khawarizmiy
Tokoh yang bernama lengkap Abu Ja’far Muhammad bin Musa Al-Khawarizmi (780-846 M) ini merupakan intelektual muslim yang banyak menyumbangkan karyanya di bidang matematika, geografi, musik, dan sejarah. Dari namanyalah istilah algoritma diambil.

Lahir di Khawarizmi, Uzbeikistan, pada tahun 194 H/780 M. Kepandaian dan kecerdasannya mengantarkannya masuk ke lingkungan Dar al-Hukama (Rumah Kebijaksanaan), sebuah lembaga penelitian dan pengembangan ilmu pengetahuan yang didirikan oleh Ma’mun Ar-Rasyid, seorang khalifah Abbasiyah yang terkenal.

Hisab al-Jabr wa al-Muqabla (Pengutuhan Kembali dan Pembandingan) dan Al-Jama’ wa at-Tafriq bi Hisab al-Hind (Menambah dan Mengurangi dalam Matematika Hindu) adalah dua di antara karya-karya Al-Khawarizmi dalam bidang matematika yang sangat penting. Kedua karya tersebut banyak menguraikan tentang persamaan linier dan kuadrat; penghitungan integrasi dan persamaan dengan 800 contoh yang berbeda; tanda-tanda negatif yang sebelumnya belum dikenal oleh bangsa Arab. Dalam Al-Jama’ wa at-Tafriq, Al-Khawarizmi menjelaskan tentang seluk-beluk kegunaan angka-angka, termasuk angka nol dalam kehidupan sehari-hari. Karya tersebut juga diterjemahkan ke dalam bahasa Latin. Al-Khawarizmi juga diyakini sebagai penemu angka nol. (lagi…)